Jenis Kucing

Jenis Jenis Kucing Ras Atau Lokal Yang Terpopuler Dipelihara Cat Lovers

Tips Seputar Kucing

Tips Seputar Kucing, Cara Merawat Kucing Dengan Benar Akan Membantu Kucing Merasa Nyaman Jika Kita Pelihara

Penyakit Kucing Dan Cara Penyembuhannya

Waspadai Penyakit Kucing, Dan Simak Cara Penyembuhannya.

Info Seputar Kucing

Di Blog ini juga membagikan Info seputar kucing yang sangat bemanfaat untuk Cat Lovers

Aksesoris Yang Bikin Kucing Anda Lucu Dan Menggemaskan

Aksesoris kucing merupakan Benda yang mempercantik kucing anda, dan akan terlihat lucu dan menggemaskan bila dipandang

728x90
Showing posts with label Penyakit. Show all posts
Showing posts with label Penyakit. Show all posts

Saturday, May 21, 2016

Dehidrasi Pada Kucing Dan Tips Pintar Untuk Mengatasinya

Hiii CatLovers... Terima kasih masih setia membaca informasi di blog Rumah Kucing. Pada hari yang cerah ini saya akan membagikan informasi tentang Dehidrasi Pada Kucing Dan Tips Pintar Untuk Mengatasinya. Dehidrasi adalah ganggan dalam keseimbangan cairan atau air didalam tubuh, gangguan cairan tubuh ini disertai dengan gangguan keseimbangan zat elektrolit tubuh. Gangguan ini dapat menyebabkan implikasi pada kucing jika tidak segera ditangani dengan serius.

Dehidrasi pada kucing juga bisa terjadi pada setiap saat, kucing melakukan banyak aktifitas yang sangat intensif seperti, bermain, berlari, atau berjalan jauh dapat menyebabkan dehidrasi pada kucing. Selain itu kucing yang terlihat cenderung rakus akancenderung beresiko lebih besar mengalami dehidrasi jika tidak ditangani dengan baik.
Di Indonesia sendiri mempunyai iklim tropis yang merupakan penyumbang terbesar dehidrasi pada kucing. Panas dan hujan secara terus menerus cukup membahayakan tubuh kucing Anda. Hmmmmmm.. Apakah Anda mencurigai kucing Anda mengalami dehidrasi? Yuk langsung saja kita simak artikel selengkapnya.
  •  Tanda Kucing Dehidrasi
Sebelum mengetahui penyebab dan cara mengatasi kucing dehidrasi, alangkah baiknya anda mengenali tanda-tanda dehidrasi yang terjadi pada kucing. Hal ini perlu diperhatikan sebab umumnya para pemilik kucing kurang bisa menyadari perubahan kondisi si kucing yang semakin parah dan kehilangan cairan semakin banyak.

Berikut adalah beberapa tanda kucing yang mengalami dehidrasi :

- Mata kucing terlihat cekung
- Kucing terlihat lesu dan lemas
- Bulu kucing terlhat kusam
- Mulut kucing menjadi kering
- Menurunnya nafsu makan
- Kucing mengalami depresi
- Detak jantuk meningkat
  • Penyebab Kucing Dehidrasi
Dehidrasi tidak hanya terjadi apabila cairan tubuh kucing tidak seimbang,  namun juga terjadi pada saat kucing kepanasan karena meningkatnya suhu udara atau kucing terlalu aktif. Kucing yang terkena penyakit diare juga dapat mengalami dehidrasi, karena cairan yang seharusnya terdapat didalam tubuh ikut keluar dengan kotorannya.
  • Cara mengatasi kucing dehidrasi
Dehidrasi merupakan indikasi yang cukup serius, oleh karena itu hal ini harus segera ditangani sebelum beranjak ke kondisi yang lebih parah. Hal yang harus Anda lakukan untuk mengatasinya adalah :

- Apabila kucing Anda mengalami dehidrasi disertai diare dan muntah, sebaiknya Anda menyediakan Ice cube sehingga kucing Anda dapat menjilatinya.
- Apabil kucing Anda tidak mau minum, sebaiknya Anda membantunya minum menggunakan suntikan agar air langsng masuk ke dalam tubuhnya. Hal ini harus Anda lakkukan setiap 10 menit selama 1 jam.
- Anda dapat menyiapkan air bersih dengan menambahkan sedikit makanan kalengan agar ucing dapat meminum karena tergoda baunya.

Apabila kucing kondisinya masih kurang membaik, maka segeralah membawa kucing Anda ke dokter agar segera terobati.
  •  Cara mencegah kucing dehidrasi
Terdapat beberapa hal yang bisa Anda lakukan agar asupan gizi dan cairan tubuh kucing tetap terjaga, antara lain :

- Sediakanlah air bersih untuk kucing sepanjang waktu, jangan sampai telat untuk memberinya minum
- Ganti air minum kucing setiap kucing habis minum, agar air tetap segar dan kucing mau meminumnya.
- Cuci wadah air minum setiap hari agar kebersihannya slalu terjaga
- Perhatikan ketika kucing minu, biasanya kucing lebih suka minum di wadah yang sama tp ada  juga yang suka meminum air yang mengalir.
- Tempatkan wadah minum di tempat yang mudah dijangkau, agar si kkucing mudah untuk meminumnya.

Demikian informasi seputar Mitos Menabrak Kucing Dalam Hukum Islam . Tak ada salahnya Anda juga membaca artikel seputar Flu Pada Kucing Dan Cara Penaganannya. Semoga informasi ini bisa menambah pengetahuan buat CatLovers khususnya untuk para pemula yang mau adopsi kucing. Jika informasi ini bermanfaat silahkan KOMENTAR, LIKE dan SHARE biar bermanfaat bagi orang lain juga. Terima kasih

Thursday, May 19, 2016

Kucing Pup Mengeluarkan Darah? Ini Penyebabnya!

Hiii CatLovers... Terima kasih masih setia membaca informasi di blog Rumah Kucing. Pada hari yang cerah ini saya akan membagikan informasi tentang Penyebab Kucing Kesayangan Anda Pup Mengeluarkan Darah. Saat memelihara kucing, Anda pasti mengalami masalah masalah yang serius seperti kucing Anda mengalami mencret, pup mengeluarkan darah. Hal ini memang mungkin tidak mengganggu, akan tetapi apabila kucing sering mengalami hal ini, untuk itu Anda harus benar benar tau apa penyebabnya dan cara mengatasi masalah ini. Berikut ulasan selengkapnya, yuk langsung saja kita simak.
1. Dikarenakan Kucing Mengalami Cacingan

Salah satu penyebab kucing pup mengeluarkan darah adalah dikarenakan cacingan, apabila hal ini dibiarkan lama kelamaan dapat mengakibatkan usus kucing kesayangan Anda akan terluka, dan nyawanya juga bisa terancam.

Jika Anda mengetahui kucing sudah mengeluarkan darah saat pup, segeralah bawa kedokter hewan terdekat rumah Anda biar segera teratasi. Baca Juga artikel seputar Pencagahan Kucing Cacingan.

2. Makanan Yang Di Konsumsi Kucing Tidak Cocok

Makanan juga hal yang penting untuk keshatan si kucing, apabila mengganti makanan cobalah perhatikan dulu kandungan yang ada didalam makanan tersebut aman apa tidak jika di konsumsi kucing. Jika pencernaan kucing Anda sedang tidak bagus maka, kucing Anda akan mengeluarkan bercak darah saat membuang kotorannya. Untuk itu admin sarankan Anda memperhatikan kandungan makanan sebelum Anda memberinya makan.

Masalah saat memelihara kucing banyak sekali terjadi, dan apabila Anda tidak mau susah atau ribet lebih baik segera bawa kucing Anda kedokter biar lebih cepat terobati dan kucing bisa sehat kembali.

Demikian informasi seputar Cara Pintar Memotong Kuku Kucing . Tak ada salahnya Anda juga membaca artikel seputar Penyebab Dan Cara Jitu Mengobati Kucing Mencret. Semoga informasi ini bisa menambah pengetahuan buat CatLovers khususnya untuk para pemula yang mau adopsi kucing. Jika informasi ini bermanfaat silahkan KOMENTAR, LIKE dan SHARE biar bermanfaat bagi orang lain juga. Terima kasih 

Tuesday, May 17, 2016

Cacingan Pada Kucing Dan Cara Pencegahannya

Hiii CatLovers... Terima kasih masih setia membaca informasi di blog Rumah Kucing. Pada hari yang cerah ini saya akan membagikan informasi tentang Cacingan Pada Kucing Dan Cara Penanganannya. Melihat kucing kesayangan kita sehat adalah salah satu dambaan kita. Tapi adakalanya kucing kita terserang penyakit, salah satunya terserang penyakit cacingan, cacingan pada kucing bisa disebabkan oleh beberapa cacing seperti, cacing gelang, cacing tambang, cacing pita. Terkadang beberapa cacing bisa hidup didalam tubuh kucing kesayangan Anda.
 Cacingan dapat menyebabkan gangguan pencernaan, anemia, kekurangan gizi, atau komplikasi lainnya. Cacingan juga bisa dapat menular melalui telur yang terdapat di kotoran si kucing, anak kucing juga dapat tertular cacingan dari induknya, anak kucing yang tertular cacingan dapat mengakibatkan diare yang berkepanjangan, terhambat pertumbuhannya, dan nyawanya bisa terancam karena kekurangan cairan.

Berikut adalah ciri-ciri kucing yang mengalami cacingan :
  • Kucing tiba-tiba muntah
  • Perut kucing besar atau buncit akan tetapi tubuhnya kurus
  • Jika kucing Anda sering minum kemungkinan juga kucing Anda mengalami cacingan
  • Hilangnya nafsu makan
  • Keluar cacing seperti lidi saat pup
  • Makan banyak tapi tetap saja kurus
 Berikut adalah penyebab kucing cacingan :
  • Jika anak kucing yang masih menyusu induknya mengalami cacingan, bisa jadi air susu induknya mengandung larva cacing. Dalam saluran pencernaan kucing, larva cacing dapat tumbuh menjadio cacing dewasa dan berkembang biak.
  • Tertular kucing lain yang terinfeksi cacing
  • Lingkungan atau rerumputan dan tanah yang terdapat telur cacing.
  • Melalui faktor pembawa seperti pinjal/flea dan tikus.
Cara pencegahannya sebagai berikut :
  • Cegah kucing liar berinteraksi dengan kucing Anda
  • Jika ada hewan lain dirumah Anda seperti kelinci, anjing, hewan tersebut juga harus diberikan obat cacing dan dimandikan secara rutin.
  • Jaga kebersihan lingkungan, buang dan bersihkan kandang secara rutin dengan desinfektan
  • Rutin memberi obat cacing pada kucing setiap 1 atau 2 bulan sekali. Biasanya obat khusus yang diberikan oleh Cat Lovers adalah Drontal Cat 
Apakah boleh menggunakan obat cacing manusia? Menurut pengalaman saya dan teman teman Cat Lovers pernah memberikan obat cacing manusia ternyata manjur. Dari kucing yang mengalami cacingan, dalam waktu seminggu kucing sudah kembali gemuk. Contoh obat cacing manusia yang diberikan untuk kucing adalah Askamex

Demikian informasi seputar Cacingan Pada Kucing Dan Cara Pencegahannya. Tak ada salahnya Anda juga membaca artikel seputar Pemyebab Dan Cara Mengobati Kucing Yang Mengalami Mencret. Semoga informasi ini bisa menambah pengetahuan buat CatLovers khususnya untuk para pemula yang mau adopsi kucing. Jika informasi ini bermanfaat silahkan KOMENTAR, LIKE dan SHARE biar bermanfaat bagi orang lain juga. Terima kasih

Monday, May 16, 2016

Flu Pada Kucing Dan Cara Penanganannya

Hiii CatLovers... Terima kasih masih setia membaca informasi di blog Rumah Kucing. Pada hari yang cerah ini saya akan membagikan informasi tentang Flu Pada Kucing Dan Cara Penanganannya. Salah satu masalah saat memelihara kucing adalah terjangkitnya penyakit flu pada kucing, semua ras kucing dapat terkena flu apalagi saat musim hujan atau dingin.
Jika kucing kesayangan Anda belum pernah vaksin, kemungkinan terkena penyakit flu ini cukup tinggi, karena fungsi vaksin sendiri adalah untuk mempertahankan daya tubuh agar tidak nudah terserang penyakit, memang penyakit ini tidak mengakibatkan fatal pada kucing dewasa, tetapi jika penyakit ini menyerang bayi kucing pada saat kurang lebih umur 1 bulan akan sangat berbahaya dan bisa mengancam nyawanya.

Penyakit ini disebabkan oleh virus Feline Herpesvirus dan infeksi bakteri, penyakit ini yang disebabkan oleh virus tersebut juga dapat mengakibatkan mata belekan pada kucing. Meskipun gejala spesifik berlum muncul seperti, bersin bersin, hidung keluar lendir, demam, sariawan dan radang tenggorokan sehingga terjadi penurunan nafsu makan.

Penularan penyakit ini bisa melalui air liur, cairan bersin, kontak peralatan yang tercemar maupun dari bahan bahan kimia. Masa inkunbasi dapat mencapai waktu selama 3 minggu, artinya kucing bisa saja tidak dapat menunjukkan gejala sakit lu selama 3 minggu virus tersebut menyerang.

Hingga saat ini belu ada obat khusus yang dapat mengobati kucing yang terkena flu, tetapi kucing yang terserang sakit karena kekebalan tubuhnya menurun akibat kedinginan dan biasanya pemberian suplemen yang masih terlalu minim. Dan Anda perlu perhatikan juga, jangan sampai memberi obat flu manusia kepada kucing karena efeknya sangat berbahaya. Apabila gejalanya semakin parah segerahlah konsultasikan ke Dokter Hewan.

Ada Beberapa cara alami yang dapat mencegah kucing yang terkena flu, seperti memberinya madu 1x4 jam, taruh kucing dikandang yang hangat, beri asupan nutrisi yang cukup, dan jangan sampai membiarkan kucing kehujanan atau ditinggal sendiri diluar rumah pada saat malam hari karena cuacanya semakin malam makin dingin dan dapat menurunkan kekebalan tubuh kucing.

Tim peneliti telah merangkum beberapa Tips yang dapat Anda coba diru,ah sebelum membawa kucing Anda ke dokter hewan. Berikut cara penanganannya pada kucing yang terkena flu.
  • Berikan suplemen dan kucing yang sedang sakit, hal ini dapat membantu kekebalan tubuh kucing kesayangan Anda lebih maksimal walaupun masih terkena flu, Apabila flu yang terjadi pada kucing tidak begitu parah, hal ini dapat membuat kucing lekas sembuh dari penyakitnya.
  • Kondisi kucing yang terkena flu biasanya rentan terhadap air, untuk itu jangan memandikannya terlebih dahulu, coba gunakan kain yang basah lalu usapi pada tubuhnya secara perlahan apabila kucing Anda terlihat kotor.
  • Salah satu yang harus diperhatikan adalah mengusapi ingus pada kucing, karena ingus sendiri mengandung berbagai kuman kuman dan bakteri yang mengakibatkan kucing Anda semakin parah.
  •  Cobalah menjemur kucing pada terik matahari pada pagi hari, hal ini dapat membunuh kuman kuman serta bakteri yang dapat menyebabkan kucing pilek. Tak perlu khawatir, apabila kucing terlihat bersin bersin, karena itu tanda penyakit flu. Anda dapa mengusap ingus yang keluar dari hidung kucing dengan lap kering sampai bersih.
Demikian informasi seputar Flu Pada Kucing Dan Cara Penanganannya. Tak ada salahnya Anda juga membaca artikel seputar Makanan Basah Untuk Kucing Yang Menyehatkan. Semoga informasi ini bisa menambah pengetahuan buat CatLovers khususnya untuk para pemula yang mau adopsi kucing. Jika informasi ini bermanfaat silahkan KOMENTAR, LIKE dan SHARE biar bermanfaat bagi orang lain juga. Terima kasih

Sumber Foto : Diambil Dari Google

Friday, May 13, 2016

Penyebab Dan Tips Pintar Mengatasi Kerontokan Bulu Pada Kucing

Hiii CatLovers... Terima kasih masih setia membaca informasi di blog Rumah Kucing. Pada hari yang cerah ini saya akan membagikan informasi tentang Penyebab Dan Tips Pintar Mengatasi Kerontokan Bulu Pada Kucing. Ta sedikit dari para Cat Lovers mengeluh karena kerontokan bulu pada kucing kesayangannya, hal sudah biasa bagi Cat Lovers juga sih jika bulu kucing menempel pada baju atau sofa akan tetapi makin lama kok makin banyak yang rontok, tentu akan meresahkan karena jika kucing dibiarkan rontok terus menerus kucing akan botak dan tak secantik yang dulu.
 Mengatasi masalah ini bisa juga dibilang susah susah gampang, karena masalah yang begitu banyak. Sebenarnya ada banyak faktor penyebab kerontokan bulu kucing, nah beberapa diantaranya seperti ini :

1. Masih Kondisi Normal
Setiap kucing pasti mengalami bulu yang rontok, tapi tidak banyak. Hal ini bisa dibilang masih normal, apabila kerontokan bulu pada kucing terjadi sekali dala setahu, Anda tidak perlu khawatir nantinya akan tumbuh bulu baru. Contohnya pada kucing betina, kerontokan bulunya terjadi pada saat birahi.

2. Ketidakseimbangan Nutrisi
Sepertihalnya kekurangan vitamin atau kelebihan vitamin, juga dapat  menyebabkan kerontokan bulu pada kucing.

3. Alergi
Ternyata tak hanya manusia saja lho... kucing juga bisa mengalami alergi. Gejala ini dapat menyebabkan kulit menjadi kotor dan jadi pemicu kerontokan pada bulu. Gejala ini biasanya terjadi karena obat vaksin, parasit atau makanan. Jika hal ini terjadi maka segeralah bawa kucing Anda ke Dokter hewan.

4. Suhu Terlalu Panas
Kulit dan bulu kucing merupakan sebagai pelindung dan sebagai salah satu tubuh kucing yang mengatur suhu tubuh kucing.Contohnya pada memasuki musim dingin bulu kucing akan tumbuh lebat karena untuk melindungi ttubuh kucing dari kedinginan, dan pada saat musim panas bulu kucing agar rontok, hal ini dikarenakan agar kucing tidak kepanasan apabila mempunyai bulu yang lebat.

5. Pemilihan Produk Mandi Yang Kurang Cocok
Perhatikan sa'at membeli produk mandi untuk kucing seperti shampo, shampo yang tidak sesuai untuk kucing baik dari segi kandungan maupun derajat kesaaan akan menyebabkan kerontokan bulu pada kucing, beberapa produk shampo yang menhasilkan banyak busanya mempunyai kandungan deterjen yang cukup tinggi yang dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan kerontokan.

6. Karena Kutu
Gigitan kutu akan menimbulkan kemerahan, bilamana jumlahnya banyak, reaksi dan radang kulit akan semakin meningkat. Dan akan mempertinggi resiko kerontokan bulu pada kucing Anda. Baca juga artikel tentang Cara Membasmi Kuutu Pada Kucing

7. Karena Jamur 
Indonesia adalah negara yang daerahnya tropis dan cocok untuk pertumbuhannya jamur, bulu yang lebat dan panjang pada kucing juga menciptakan tempat yang cocok untuk pertumbuhan jamur. Selain menyerang kucing dan anjing jamur ini juga dapat menyerang manusia yang mengakibatkan gatal gatal da kemerahan pada kulit. Baca juga artikel tentang Mengobati Kucing Yang Terkena Jamur

8. Gangguan Kekebalan
Kerontokan bulujuga terjadi pada bebrapa enyakit, salah satunya penyakit Autoimun.

Tips Merawat Bulu Kucing Agar Tidak Rontok

1. Dengan Cara Grooming
Persiapkan alat alatnya, kita mulai dari menyisir dan menyikat dengan perlahan pada bagian kepala, leher, tubuh hingga ekor, praktekan seperti ini serta tepuk dan belai dengan dengan halus tubuh kucing Anda sebelum menyiri atau menyikat.

Setelah itu sisirlah bulu bagian perut, kaki hingga bulu bulu tidak ada yang kusut, lanjut pada bagian kepala yang atas, bawah kepala hingga tubuh kucing. Bila diperlukan gunakan bedak seminggu sekali, hal ini dapat mengangkat kotoran atau lemak yang menempel pada bulul kucing. Perwatan seperti ini dapat dapat dilakukan secara teratur dan dapat meminalisir terjadinya Hairball pada kucing.

2. Memberi Vitamin Minyak Ikan
Vitamin minyak ikan dapat dibeli di petshop terdekat rumah Anda, minyak ikan sendiri memiliki manfaat untuk merawat tubuh kucing agar tetap sehat dan berkilau. Cara penggunaannya pun tidak begitu sulit, hanya saja mencampurkan minyak ikan ke makanannya, cara ini salah satu cara alternatif untuk memudahkan kucing mengkonsumsinya.

Demikian informasi seputar Penyebab Dan Tips Pintar Mengatasi Kerontokan Bulu Pada Kucing. Tak ada salahnya Anda juga membaca artikel seputar Tips Kitten Menjadi Gemuk Dan Sehat. Semoga informasi ini bisa menambah pengetahuan buat CatLovers khususnya untuk para pemula yang mau adopsi kucing. Jika informasi ini bermanfaat silahkan KOMENTAR, LIKE dan SHARE biar bermanfaat bagi orang lain juga. Terima kasih

Monday, May 9, 2016

Apa Sih Yang Disebut Hairball Pada Kucing?

Hiii CatLovers... Terima kasih masih setia membaca informasi di blog Rumah Kucing. Pada hari yang cerah ini saya akan membagikan informasi tentang Hairball Pada Kucing. Kucing adalah hewan yang suka kebersihan, saking bersihnya sampai mereka menjilati dan menyisir bulu bulunya sendiri, hal ini dilakkukan kucing untuk membersihkan kotoran dan menghilangkan bulu bulunya yang rontok.

Lidah kucing sendiri memiliki permukaan yang menyerupai sisir jika dilihat dari microskop, pada saat menjilati bulunya yang rontok akan tersangkut di lidah, dan ditelan masuk sampai ke saluran penceraan. Bagaimanapun juga lama kelamaan bulu bulu ini akan menumpuk dan menggumpal di lambung atau usus, dan bulu bulu ini akan dikeluarkan kucing dengan cara melalui muntah muntah. Hal inilah yang dinamakan Hairball. 
 Hairball jarang sekali menyebabkan masalah serius pada kucing, namun Hairball sering sekali terjadi pada kucing terutama kucing yang mempunyai bulu yang panjang, apalagi kucing tersebut sedang mengalami kerontokan bulu atau jarang disisir oleh pemiliknya.

Pada beberapa kejadian yang pernah saya teliti di grub grub medsos, Hairball bisa juga meyebabkan meyumbat saluran pencernaan dan menyebabkan masalah yang serius/penyakit. Hairball ini juga dapat menyumbat Esofagus (Saluran penghubung mulut & lambung), lambung, usus kecil atau usus besar. Jika Hairball ini tidak segera diatasi maka akan berakibat fatal pada kucing. Pada kasus yang parah, hanya tindakan bedah yang bisa dilakukan untuk mengeluarkan Hairball yang menyumbat.

Berikut adalah beberapa tanda tanda kucing sedang mengalami Hairball.

- Muntah muntah, biasanya hal ini terlihat adanya gumpalan bulu, gumpalan bulu bisa berbentuk bola kecil atau agak panjang seperti kotoran kucing. Untuk memastikan muntah si kucing itu Hairball maka gunakanlah ranting atau tongkat kecil dan tekan gumpalan tersebut. Jika kotoran biasanya lunak, namun kalau Hairball akan terasa agak kenyal dan terasa seperti ada serabut/rambut.
- Sembelit
- Kurangnya nafsu makan
- Depresi
- Lesu dan enggan banyak bergerak
- Tidak nyaman di bagian perut

Berikut adalah cara mengobati Hairball.

Umumnya Hairball pada kucing dikeluarkan dengan muntah muntah, namun alangkah baiknya segera bawa ke dokter hewan bila mana kucing kesayangan Anda mengalami Hairball. Secara teratur berikanlah kucing Anda rerumputan yang disukai oleh kucing, karena dengan cara memberi rumput kucing, akan memuntahkan Hairball yang ada didalam usus atau lambung. Di petshop juga ada berbagai laksati dan obat obatan yang bisa mengatasi Hairball pada kucing.

Cara pencegahan Hairball pada kucing.

- Mandikan dan sisir kucing Anda secara teratur, terutama pada musim kemarau/panas. Pada musim tersebut bulu kucing akan mudah rontok. Semakin banyak bulu rontok yang disisir semakin sedikit bulu rontok yang ditelan kucing, dan semakin kecil pula resiko kucing Anda mengalami Hairball.

- Pemberian secara teratur serat/rerumputan khusus kucing yang dijual di petshop, hal ini juga dapat mengatasi resiko kucing Anda mengatasi Hairball. Tetapi, konsultasikan dulu pada Dokter hewan mengenai produk produk yang bisa mengatasi Hairball pada kucing.

- Berilah juga makanan yang anti Hairball, banyak merk makanan yang sudah disertai anti Hairball, seperti makanan merk MEO Persian Anti Hairball.


Demikian informasi seputar Hairball Pada Kucing. Tak ada salahnya Anda juga membaca artikel seputar Mengobati Kucing Yang Terkena Jamur. Semoga informasi ini bisa menambah pengetahuan buat CatLovers khususnya untuk para pemula yang mau adopsi kucing. Jika informasi ini bermanfaat silahkan KOMENTAR, LIKE dan SHARE biar bermanfaat bagi orang lain juga. Terima kasih. 

Wednesday, May 4, 2016

Mengobati Kucing Yang Terkena Jamur

Hiii CatLovers.. Terima kasih masih setia membaca informasi di blog Rumah Kucing. Pada hari yang cerah ini saya akan membagikan informasi tentang Cara Jitu Mengobati Kucing Yang Terkena Jamur. Penyebab kucing terkena jamur adalah dari virus Ringworm atau jenis jamur yang hidup dibagian bulu dan kulit.


 Penyakit jamuran ini kalau terlalu lama dibiarkan akan menular kekucing yang lain melalui kontak kucing langsung atau satu rumah. Virus ini akan menyebar dibagian bulu atau tempat seperti kandang, lantai, tempat makanan, dan sisir dan lainnya. Bagi CatLovers usahakan tempat kandang dan lingkungan tetap terjaga bersih.

Ciri-ciri kucing yang terkena jamur adalah bulu-bulu kucing yang rontok dan botak, terdapat kerak-kerak kering dibagian kulit,  tak hanya itu, rontoan kulit kering yang terkelupas terlihat seperti sisik dan pada bulu yang rontok kulit akan iritasi seperti gatal atau terluka, sehingga kucing garuk-garuk pada bagian muka dan telinga. Pada umumnya kerontokan bulu akan memuncak pada jangka waktu 1 bulan sejak terserang jamur.

Apabila kucing anda terkena jamur, cobalah beberapa cara Rumah Kucing untuk mengobati penyakit kucing yang cukup membandel dan menyebalkan pada kucing kesayangan Anda. Yuk langsung saja kita simak informasi selengkapnya.

Cara mengobati kucing yang terkena jamur

1. Menggunakan Obat Minum

- Fluconazole, Pemberian obat ini diberikan setiap hari atau dua hari sekali sampai sembuh. Eek samping dari obat ini adalah masalah pada fetus kucing, gangguan hati, dan jangan diberikan pada kucing yang hamil.

- Ketoconazole, Obat ini dipakai sebagai obat anti jamur, umumnya diberikan bebarengan dengan makanan. Efek samping dari obat ini adalah hilangnya nafsu makan, dan muntah-muntah.

- Itraconazole, Obat ini diberikan 2 x 2 minggu, obat ini juga sebaiknya diberikan bebarengan dengan makanan yang mengandung lemak, agar penyerapan obat bisa lebih baik. Eek sampingnya adalah hilangnya nafsu makan dan muntah-muntah, dan jangan diberikan pada kucing yang hamil.

- Griseovulfin, pemberian obat ini 4-6 minggu, efek sampingnya adalah masalah pencernaan, demam, dan berkurangnya nafsu akan.

2. Menggunakan Obat Luar

- Shampo, Anda bisa menggunakan shampo khusus kucing yang memang penggunaanya untuk mengatasi kucing terkena jamur. Biasanya shampo tersebut mengandung Povidone Lodine dan sulfur, Anda bisa membelinya dipetshop atau apotik.

- Bedak atau Obat oles, Anda juga bisa menggunakan obat oles untuk mengatasi kucing jamuran, saya sarankan menggunakan minyak VCO (Virgin Coconut Oil), Anda bisa membeli minyak ini pada apotik-apotik terdekat disekitar rumah Anda. Minyak ini aman bagi kucing Anda, dan bisa mengatasi kucing jamuran dan bulunya rontok.

- Belerang atau Lime sulfur 0.5-5%, Obat ini juga dinamakan obat yang classic untuk mengobati enyakit jamur. Cara penggunaannya terbilang cukup mudah, hanya dengan mencelupkan kedala larutan belerang hingga merata keseluruh tubuh, setelah itu keringkan kucing dengan handuk bersih. Pada umumnya kucing takut dengan air, anda dapat menggunakan spray atau semprotan yang mengandung larutan belerang yang tersedia dipetshop-petshop terdekat dirumah Anda.

Itulah cara mengobati kucing yang terkena penyakit jamur, Agar hasil lebih maksimal gunakan salah satu dari cara diatas dan melakukannya secara teratur agar virus ringworm bisa secepatnya teratasi.
Semoga informasi ini bisa menambah pengetahuan buat CatLovers khusunya bagi pemula. Jika informasi ini bermanfaat bagi anda silahkan berikan KOMENTAR LIKE dan SHARE supaya dapat bermanfaat untuk orang lain. Terima Kasih.

Sunday, May 1, 2016

Penyebab Dan Cara Jitu Mengobati Kucing Mencret

Hii CatLovers.. Maaf sebelumnya kemaren tidak ngepost informasi soalnya ada keperlua keluarga hehe..
Kali ini saya akan membagikan informasi tentang Penyebab Dan Cara Jitu Mengatasi Kucing Mencret. Yuk langsung aja kita simak penyebab dan cara jitunya.

 Penyebab Kucing Mencret Dari Segi Makanan

1. Sayuran yang belum dicuci
Salah satu bahan makanan kucing adalah sayuran, namun perhatikan dulu kebersihannya. APalagi sayur-sayuran yang tidak dicuci bersih akan menyebabkan gangguan pencernaan pada kucing Anda. Pesan dari saya, sebelum diberikan ke kucing sebaiknya dicuci sampai bersih terlebih dahulu dan dikukus agar tekstur sayur-sayuran menjadi empuk dan mudah untuk dimakan.

2. Pemilihan susu yang sembarangan
Kucing yang meminum produk susu yang bermerk sembarangan juga akan menyebabkan mencret atau diare. Karena pada dasarnya hewan yang menggemaskan ini tidak dapat mencerna laktosa dengan baik.

3. Memakan sisa makanan
Jangan membiarkan kucing memakan sisa makanan, biasanya terdapat di tong sampah. Hal ini juga menyebabkan kucing mencret atau diare.

4. Minum air yang tidak higenis
Salah satu penyebab kucing mencret adalah meminum air sembarangan. Hal ini disebabkan karena kucing terlalu bebas keluar masuk rumah dan tidak begitu diperhatikan apakah hewan peliharaan meminum air higenis atau tidak. Selain kucing bisa diare, minum air sembarangan dapat menyebabkan keracunan. Untuk itu, lebih baik batasi area kucing, jangan dibiarkan keluar rumah agar kesehatannya dapat dijaga.

Cara Jitu Mengobatinya

1. Berikan obat diare khusus kucing, sekarang sudah banyak tersedia di petshop-petshop.

2. Memberi makanan tempe

3. Mencoba menggatnti makanan yang diberikan

4. Sementara tidak memberikan makanan atau mempuasakan kucing

5. Menjaga keersihan kandang



Itulah beberapa penyebab dan cara mengobati kucing yang terkena penyakit mencret atau diare dan dapat Anda praktekkan sendiri di rumah. Semoga informasi yang kami berikan dapat membantu permasalahan Anda. 
Jika Artikel ini bermanfaat bagi anda silahkan KOMENTAR, LIKE dan SHARE. Terima kasih.

Thursday, April 28, 2016

Penyakit Earmite/Tungai Telinga Pada Kucing dan Cara Pengobatannya

Hii CatLovers...
Perhatikan jika kucing kesayangan Anda sering menggaruk garuk telinga, segeralah memeriksa telinga kucing Anda. Jika terlihat kotoran berwarna coklat di telinga kucing bisa saja kucing Anda terkena penyakit Earmite/Tungau Telinga.

 Apa itu Earmite..?

Jadi Earmite/Tungai Telinga adalah sejenis kutu yang menyerang telinga kucing kesayangan Anda. Earmite ini juga dapat menular melalui kontak antar kucing yang satu dengan yang lain.
Earmite/Tungai Telinga ini juga dapat menyerang manusia dan menyebabkan rasa gatal. Tungai telinga jika menyerang telinga kucing dalam waktu yang lama akan menyebabkan gangguan telinga yang serius.

Earmite bergerak hidup didalam saluran telinga, tungai telinga ini memakan saluran jaringan yang mati dan cairan yang menyerupai lilin yang keluar dari telinga, tungai inilah dapat menyebabkan iritasi dan infeksi.

Biasanya infeksi tungai ini tidak menyebabkan rusaknya gendang telinga, tetapi adanya infeksi sekunder yang disebabkan bakteri/jamur menyebabkan kerusakan selaput gendang. Bilamana ini terjadi infeksi bagian telinga yang parah bisa terjadi. Akibatnya kucing Anda akan kehilangan keseimbangan dan disorientasi dan gangguan syaraf lainnya.

Tanda-tanda kucing terserang Earmite

1. Menggoyang-goyangkan telinga atau menggeleng-gelengkan kepala
2. Menggaruk telinga secara terus menerus sehingga terlihat adanya luka disekitar telinga
3. Kotoran telinga bewarna coklat kehitaman, kering menyerupai bubuk kopi, kadang juga terlihat kerak-kerak kering disekitar telinga bagian dalam.


Saat ini berbagai obat suntik dan obat tetes telinga untuk membasmi earmite telah banyak tersedia di petshop-petshop disekitar Anda. Obat suntik (hanya di Dokter hewan) biasanya merupakan golongan avermectin (ivermectin, selamectin, dll). Supaya siklus hidup tungau dapat dihentikan, pemberian obat-obatan suntik ini harus diulang dua minggu kemudian.


Obat tetes juga harus terus menerus diberikan selama 2-4 minggu hingga semua earmite terbasmi. Kekurangan obat tetes telinga adalah bila earmite menyebar ke bagian tubuh lain, diperlukan obat lain untuk daerah tersebut 

Beberapa obat anti ektoparasit yang ditetes di punggung/pangkal leher juga dapat digunakan untuk membasmi ear mite. Contoh obat-obatan jenis ini adalah revolution (mengandung selamectin) frontline (mengandung fipronil). Tetap perlu diperhatikan waktu pemberian ulang obat-obatan tersebut tersebut agar siklus hidup ear mite dapat dihentikan.



Semua kucing atau hewan lain  (seperti kelinci, marmut, hamster, musang) yang hidup bersama atau kontak fisik dengan kucing juga harus diobati. Supaya tidak terjadi infeksi ulang dari hewan lain dan earmite dapat benar-benar tuntas terbasmi. (drh. Neno WS)